and seriously kali ini saya gak bisa galau dengan lebih elegant.
"never mind i will find someone like you." you might be the one, but maybe its not you.
so just drop that, its free to you to go. we're friend and always be right. thanks for brightening my day lately. Thanks for became a good friend of mine.
Jumat, 23 Desember 2011
Selasa, 20 Desember 2011
Hujan
Hujan yang dikutuk banyak orang, hujan yang dicintai banyak orang, hujan tetesan air dari langit. Hujan itu sebuah fenomena alam yang memang wajar terjadinya, penguapan, dan kemudian jadilah titik hujan. Beberapa hari ini saya sering berada di bawah hujan, benci kah saya pada hujan? Tidak. Saya tetap mengganggap hujan itu berkah, mungkin memang bukan buat saya pada saat saya berada di bawahnya, tapi bagi orang lain mungkin iya. Bagi pak tani yang mengharapkan sawahnya dialiri air hujan, bagi para ojek payung, bagi para penjual jas hujan, dan mungkin para penjual wedang ronde. :)
Mungkin ada saatnya saya juga merasa bahwa hujan itu bencana buat saya, saat saya mau pergi dan terhalang hujan. Tapi saat hujan banyak orang bahagia, dan walaupun agak cheesy tapi memang setelah hujan lalu muncul pelangi.
Orang cina pun beranggapan bahwa hujan di hari imlek membawa rezeki. Dan entahlah setelah hujan, sambil menyesap coklat panas kesukaan saya, dengan perasaan mellow, saya melihat pelangi di pikiran saya. Bahwa hujan itu akan berakhir, dan setiap selesai hujan pasti banyak hal indah yang terjadi, selain pelangi. Panen, dan coba perhatiin sekitar, saat musim hujan sekitar kita terasa lebih hijau.
Dan walaupun saat saya berada di bawah hujan, saya tetap bersyukur akan datangnya hujan. Bersyukur saya bisa merasakan kehujanan, bersyukur bahwa saat setelah hujan akan ada orang lain yang tersenyum bahagia. Bahkan saat hujan adalah waktu dimana tanpa sadar kita sering sangat bersyukur 'Untung aja udah di rumah.' :)
Never Stop Learning
it's a nice conversation between distance, but you know i get your point, to never turn back, because we should go forward. This is my first time, to write with corectly complete sentences, just like what you say,
'never stop learning so we never stop trying. '
'never stop learning so we never stop trying. '
Jumat, 16 Desember 2011
Chasing Pavement
*ditulis disela-sela menginput nilai video*
Adele, penyanyi yang lagi happening banget tahun 2011 ini, off course karena lagu-lagunya ngehits dan jadi soundtrack bersama para galauers sedunia. Yang paling jadi soundtrack mungkin "someone like you" tapi klo gw sih gak, gw tidak mencari 'someone like you' but simply someone different. Gw gak pengen lah menjadi semacam hari untuk amanda saat gw mau merit nanti *ngayal*. Buat gw itu lebih ngena 'Chasing Pavement' nyontrek sekali dalam hidup gw. 'should i give up, or i just keep chasing pavement, event if leads no where'
bukan lagunya adele sih yang sebenernya mau gw omongin, tapi yah baru sadar klo selama setahun ini, i did chasing pavement. Bukan cuma masalah cinta sih *hadeuh*, eits tenang ini gak galau lho. dalam pemahaman gw chasing pavement itu semacam, memaksakan sesuatu yang bukan buat kita seharusnya, balik lagi kata adele sometimes it last in love sometimes it hurt instead. Begitulah, walaupun ada quotes yang bilang if you really want something, universe will conspire with you *entah bener atau gak*.
Well yes it is, universe conspire with me, at least via others. Dan sayangnya gw lebih sering ignoring hal-hal semacam itu. Walaupun dalam hati sering kali mengiyakan, ah iya bener juga. But hell no, i want this. Mungkin dari pengalaman yang sekarang ini, gw jadi menyadari satu hal. There's many sign that i shouldnt have to ignore. Kadang hal-hal yang jelas itu memang harus jadi bahan pertimbangan saat menjatuhkan pilihan. Apapun pasangan, masa depan, judul skripsi, pendamping hidup *eh*. Just becareful with what you choose. Dan chasing pavement itu tidak baik. Just left it behind.
Adele, penyanyi yang lagi happening banget tahun 2011 ini, off course karena lagu-lagunya ngehits dan jadi soundtrack bersama para galauers sedunia. Yang paling jadi soundtrack mungkin "someone like you" tapi klo gw sih gak, gw tidak mencari 'someone like you' but simply someone different. Gw gak pengen lah menjadi semacam hari untuk amanda saat gw mau merit nanti *ngayal*. Buat gw itu lebih ngena 'Chasing Pavement' nyontrek sekali dalam hidup gw. 'should i give up, or i just keep chasing pavement, event if leads no where'
bukan lagunya adele sih yang sebenernya mau gw omongin, tapi yah baru sadar klo selama setahun ini, i did chasing pavement. Bukan cuma masalah cinta sih *hadeuh*, eits tenang ini gak galau lho. dalam pemahaman gw chasing pavement itu semacam, memaksakan sesuatu yang bukan buat kita seharusnya, balik lagi kata adele sometimes it last in love sometimes it hurt instead. Begitulah, walaupun ada quotes yang bilang if you really want something, universe will conspire with you *entah bener atau gak*.
Well yes it is, universe conspire with me, at least via others. Dan sayangnya gw lebih sering ignoring hal-hal semacam itu. Walaupun dalam hati sering kali mengiyakan, ah iya bener juga. But hell no, i want this. Mungkin dari pengalaman yang sekarang ini, gw jadi menyadari satu hal. There's many sign that i shouldnt have to ignore. Kadang hal-hal yang jelas itu memang harus jadi bahan pertimbangan saat menjatuhkan pilihan. Apapun pasangan, masa depan, judul skripsi, pendamping hidup *eh*. Just becareful with what you choose. Dan chasing pavement itu tidak baik. Just left it behind.
Minggu, 11 Desember 2011
Earth Calling
Is it matter if just dont care?
well, it's a *jleb* question. I know the answer, just cant answer that. yess...i know is it doesnt matter. Things that matter is what i have in mind. yes i know, it's my comfort zone, the place that i know it wont change, but it already change, yes i know. And right things are my choice, what in my mind...i know...thank you for remind me. things different, so we should change.
Thank You
well, it's a *jleb* question. I know the answer, just cant answer that. yess...i know is it doesnt matter. Things that matter is what i have in mind. yes i know, it's my comfort zone, the place that i know it wont change, but it already change, yes i know. And right things are my choice, what in my mind...i know...thank you for remind me. things different, so we should change.
Thank You
Senin, 05 Desember 2011
Desember Yang Lebih Baik
Sekarang sudah desember, sudah tanggal 5 juga. Apakah Desember saya sudah lebih baik?
Bisa iya dan tidak. Secara akademis, padat merayap. Klo hujan ya macet, udah cerah jalan lancar (kayak lalu lintas jakarta). Tapi yang pasti sekarang udah keliatan ujungnya, tinggal gimana nih jalan ke sananya, pake nyasar, kena banyak lampu merah atau jalan terus. Tapi ya emang sih saat mencetuskan Desember yang lebih baik itu pengennya wisuda, tapi apa day, kuliah padat dan ternyata banyak cobaan dan rintangan menghadang. Saya sih suka koar koar sana sini, biar ada yang ngingetin, 'katanya desember yang lebih baik' wlopun gak semua orang setuju dengan cara saya sih, tapikan semua orang punya cara yang beda buat memotivasi dirinya. Tapi yang pasti setelah merenung cukup lama (dicatat me..re..nu..ng..). Bahwa yang lebih baik itu bukan cuma wisuda aja, tapi juga tahu apa yang harus dikerjakan dan yang pasti fokus mengerjakannya.
Yang lain..yang lain..ya hidup saya, gak tahu sih ini jadi lebih baik atau gak, yang pasti saat ini berbeda. Tidak sama seperti kemarin-kemarin. Ya mari kita ambil postifnya aja, berbeda itu gak selalu buruk, mungkin 'berbeda' buat saya kali ini adalah kesempatan untuk meningkatkan kualitas diri saya. Menghilangkan dan mengurangi apa yang kurang baik dari saya, yang tentu saja banyak sekali. Dan meningkatkan kualitas diri itu bukan cuma maslah skripsi, tapi juga iman, pengetahuan, teman, pengalaman, banyak. Saya rasa sih saat ini lebih penting.
Jadi apakah Desember saya sudah lebih baik? Iya, belum dalam kondisi sangat baik sih, tapi akan diusahakan menuju ke sana, ke arah yang lebih baik.
Semangat mengejar mimpi akhir tahun, dan semoga jadi lebih baik di tahun berikutnya.
Sabtu, 03 Desember 2011
When The Story End
We simply put THE END in the last page of our book, then close it. Keep it, and learn from every story we have written on.
I have written down my own, and its relieving. Melegakan rasanya gak harus menebak-nebak ending seperti apa yang akan tertulis di sini. Well apapun itu, gw yakin yang terbaik, buat gw, buat dia, buat kita bersama. karena gw sih percaya, Allah gak bakal salah memberi tanda, dan dalam setiap pilihan hidup kita, ada beberapa yang bisa mempengaruhi, yang pertama takdir, emosi, dan orang lain. Mungkin ada beberapa lagi, semacam logika, tapi ya itu rasanya kompilasi dari ketiganya, saat emosi reda, dan saran-saran dari orang lain terdengar masuk akal, lalu ada takdir, logika akan berjalan.
haha..ini bahas apa sih sebenernya. Mungkin bener sih happy ending itu cuma ada di dongeng, tapi siapa yang tahu sih tentang masa depan. Manusia kan emang cuma bisa berencana, berusaha, and God will do the rest. Ini bukan jenis galau baru sih, buat gw semacam refleksi diri. Bahwa yah itu dia klo kata mas Adam Levine "nothing last forever." soundtrack banget deh.
Intinya sih ada beberapa hal yang gak bisa kita paksain, mau usaha gimana pun juga, klo bukan buat kita gak bakal kejadian. Dan mungkin ini bisa jadi pembelajaran berharga tentang hubungan, perasaan dan komunikasi yang baik. Setiap pilihan pasti ada konsekuensi, ada yang berubah itu pasti, tapi seiring berjalannya waktu pasti semua akan baik-baik saja. :)
Thanks to you. For the story, for the memories and every smile, tears and everything we share.
THE END
Langganan:
Postingan (Atom)